Resep cara membuat Donat Kentang empuk dan enak

Resep cara membuat Donat Kentang Empuk dan EnakDonut merupakan salah satu kue yang paling digemari semua kalangan. Baik itu anak – anak ataupun orang dewasa. Karena rasanya yang enak, empuk dan juga cukup mengenyangkan. Donut lebih dikenal dengan kue yang berbentuk bulat dan terdapat lubang ditengahnya. Namun juga ada pula donut yang hanya bulat berisi selai ataupun crem.

Sebelum melihat Resep atau cara membuat donat kentang empuk dan enak mari kita lihat terlebih dahulu sejarah mengenai kue dengan ciri khas lobang tengah ini dari wikipedia

Donat (doughnuts atau donut) adalah penganan yang digoreng, dibuat dari adonan tepung terigu, gula, telur dan mentega. Donat yang paling umum adalah donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah dan donat berbentuk bundar dengan isi yang rasanya manis, seperti berbagai jenis selai, jelly, krim, dan custard.

Donat sama sekali berbeda dengan bagel, mulai dari bahan adonan, teknik pembuatan hingga cara menghidangkan, walaupun keduanya memiliki bentuk yang hampir sama.

Sejarah dan Asal-usul Donat

Asal-usul donat sering menjadi sumber perdebatan. Salah satu teori mengatakan donat dibawa ke Amerika Utara oleh imigran dari Belanda yang juga memopulerkan hidangan penutup lain, seperti: kue kering, pai krim (cream pie) dan pai buah (cobbler).

Cerita lain mengatakan donat berbentuk cincin diciptakan kapten kapal asal Denmark bernama Hanson Gregory. Sang kapten sering harus menyetir kapal dengan kedua belah tangan karena kapal sering dilanda badai. Kue gorengan yang dimakan ketika sedang menyetir ditusukkan ke roda kemudi kapal, sehingga kue menjadi bolong. Kebetulan bagian tengah kue juga sering belum matang, sehingga donat sengaja dibuat berlubang di tengah agar permukaan donat yang terkena minyak bertambah dan donat cepat matang.
Asal-usul kata Donat

Kue berbentuk bola-bola kecil bernama doughnuts atau olykoeks pertama kali disebut-sebut dalam buku History of New York oleh Washington Irving pada tahun 1809.

Donat dalam ejaan tradisional bahasa Inggris disebut doughnut, sedangkan orang Amerika biasa menulis donat sebagai donut atau doughnut. Istilah donut pertama kali digunakan di dalam artikel surat kabar Los Angeles Times 10 Agustus, 1929. Penulis bernama Bailey Millard dengan berkelakar menulis kalimat “can’t swallow the ‘wel-dun donut’ nor the ever so ‘gud bred’,” sebagai keluhan atas kemampuan mengeja di kalangan orang Amerika yang semakin menurun.

Penggunaan dua cara penulisan, donut atau doughnut ditemukan dalam serangkaian artikel surat kabar The New York Times tentang “National Donut Week” yang meliput World’s Fair tahun 1939. Dalam 4 artikel yang dimulai tanggal 9 Oktober 1939, ejaan “donut” muncul 2 kali.

Dunkin’ Donuts yang didirikan tahun 1940 dengan nama Open Kettle di Quincy, Massachusetts, Amerika Serikat merupakan perusahaan tertua yang menulis donat sebagai “donut”, walaupun sebenarnya perusahaan Mayflower Donut Corporation yang didirikan setelah Perang Dunia II merupakan perusahaan pertama yang menulis donat sebagai “donut”.

Sejarah donat di Indonesia

Pada tahun 1968, stan American Donut di Djakarta Fair (sekarang disebut Pekan Raya Jakarta) merupakan perintis donat yang digoreng dengan mesin otomatis. Sejak itu, American Donut memiliki tradisi tahunan membuka stan di Pekan Raya Jakarta hingga sekarang.

Pada tahun 1985, Dunkin’Donuts membuka gerai pertama di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat yang terus berkembang menjadi lebih dari 200 gerai di berbagai kota di Indonesia. Yang kemudian diikuti dengan donat-donat waralaba asing lainnya seperti Master Ring, Master Donut, dan Mister Donut.

Demam donat dibangkitkan kembali oleh J.CO Donuts & Coffee yang membuka gerai pertamanya di Supermall Karawaci pada tanggal 26 Juni 2005.Keberhasilan J.CO diikuti Krispy Kreme yang membuka gerai donatnya yang pertama di Mal Pondok Indah 2 pada tanggal 31 Agustus 2006. J.CO sebagai merek lokal didirikan oleh Johnny Andrean seorang penata rambut terkemuka di Indonesia.

Donat produksi industri kecil biasanya dijajakan berkeliling menggunakan sepeda atau sepeda motor. Di dalam bus, pedagang asongan menjual donat kemasan kotak dengan cara unik. Donat dalam kemasan dibagi-bagikan ke pangkuan penumpang untuk kemudian dikumpulkan kembali kalau penumpang tidak berminat.

Donat jenis ini disebut juga sebagai donat kampung untuk membedakannya dengan donat-donat yang dijual di mal dan restoran.

Resep cara membuat Donat Kentang empuk dan enak

Cara membuat donat terbilang cukup mudah.Bahan yang digunakannya pun mudah dicari. Berikut cara membuat kue donut yang enak dan empuk.

Bahan Donat Ketang :

  • 500 gram tepung terigu
  • 200 gram kentang, kukus, haluskan dengan blender dan dinginkan
  • 100 gram gula pasir
  • 100 ml air dingin
  • 75 gram mentega
  • 50 gram susu bubuk
  • 11 gram ragi instant (1 sachet)
  • 4 butir kuning telur
  • 1/2 sendok teh garam

Cara Membuat Donat Kentang empuk dan lezat :

  • Campur tepung terigu, gula, susu bubuk dan ragi instan, aduk hingga rata. -Setelah itu masukkan kentang halus, kuning telur dan air dingin, aduk lagi hingga rata.
  • Bagi adonan menjadi masing-masing 50 gram atau secukupnya, bulatkan. Diamkan selama 20 menit hingga mengembang, kemudian lubangi tengahnya hingga berbentuk cincin.
  • Diamkan sebentar, sambil menunggu donat mengembang, panaskan minyak.
  • Jika sudah panas, masukkan donat dan goreng gingga berwana kuning keemasan, angkat dan tiriskan. -Taburi donat dengan gula halus atau hiasi dengan meises atau keju.
  • Donat kentang siap untuk dihidangkan.

Nah itulah cara membuat donat ketang yang enak dan empuk. Toping dapat dirubah sesuai dengan selera anda. Caranya yang cukup mudah dapat anda praktekkan sendiri dirumah. Dan disajikan untuk keluarga anda tercinta. Selamat mencoba.

Iklan

Ditandai:, , ,

One thought on “Resep cara membuat Donat Kentang empuk dan enak

  1. […] Silakan dicoba resep dan cara membuat nasi goreng spesial diatas, semoga bermanfaat. jangan lupa untuk membaca resep cara membuat donat kentang yang empuk dan enak. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: