Kisah IV tersangka pencuri dan pembakar rumah Uje dan Pipik

Pemuda dengan Inisial IV dijadikan tersangka atas kasus pencuarian uang dari rumah alm Uje yang terbakar, dimana bukan hanya pencurian saja pria berinisial IV juga diduga yang telah membakar rumah tersebut.
Pipik
Siapakan IV berikut ini beberapa keterangan menyangkut pemuda yang menjadi tersangka atas kasus pencurian dan pembakaran rumah mendiang Uje dan pipik seperti dilansir dari Detik.com

IV tidak hanya mencuri tapi juga membakar rumah Uje

Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap IV. Dalam keterangannya ia mengaku awalnya hanya ingin mengamankan barang sisa kebakaran saja.

“Tapi begitu melihat ada uang di meja rias, timbul keinginan untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Meski begitu, IV ternyata tak mengingat berapa jumlah uang yang ia curi. Hasil pencurian itu telah ia belikan sebuah ponsel dengan sisa uang sebesar Rp 400 ribu.

“Uangnya dibelikan handphone lalu dijual dengan sisa sebesar Rp 400 ribu. Kita sudah amankan dari tersangka,” kata Indra Siregar.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Wahyu Hadiningrat mengatakan, selain melakukan pencurian IV juga terlibat dalm pembakaran rumah almarhum Ustadz Jefry Al Bukhory.

“Dia menggunakan korek api gas dan dia bakar gorden di lantai 1. Setelah melakukan pembakaran jam 4 pagi, yang bersangkutan keluar rumah dari garasi,” ungkapnya, Senin (30/6/2014).

Hingga kini, motif di balik kelakuan IV adalah sakit hati. Tapi, setelah melakukan pembakaran itu, dia juga ikut berusaha menyelamatkan orang-orang yang ada di rumah.

“Saat itu dia ada kesempatan mengambil uang yang dimasukkan ke dalam gitar dan digunakan untuk membeli barang,” tuturnya.

IV Sempat Diusir Pipik karena Berperilaku Jelek

IV yang pernah tinggal di rumah Pipik ternyata pernah diusir istri mendiang Uje itu.

Hal tersebut diungkapkan oleh pengacara Pipik, Sandy Arifin seperti dilansir dari detikhot, Rabu (25/6/2014). Menurutnya, IV menjadi contoh buruk bagi anak-anak Pipik.

“Dia suka mencontoh hal yang tidak baik kepada anak-anak. Dia ngebut-ngebut pakai motor, main kartu. Akhirnya ditegur,” ungkap Sandy.

Sebelumnya, IV juga pernah mendatangi kediaman Pipik. Kala itu, ia mengaku ingin menjadi mualaf dengan Pipik sebagai saksinya. Tapi belum bisa dipastikan hal itu hanya rekayasa pria tersebut.

“Dia datang pakai seragam TV swasta,” tutur pengacara yang banyak menangani permasalahan artis itu.

Membakar rumah karena sakit hati

Polres Jakarta Selatan mendalami motif sakit hati pria berinisial IV yang begitu tega membakar rumah Pipik, istri mendiang Uje. Padahal, IV juga pernah tinggal di rumah tersebut.

“Kita gali motifnya sakit hati. Rabunya (setelah kebakaran) dia tidak lagi tinggal di situ. Dan, kemudian dia tinggal di taman, tidur di taman, dia bilang banyak nyamuk,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Wahyu Hadiningrat, Senin (30/6/2014).

IV melakukan tindakan itu seorang diri. Tim forensik pun telah mengumpulkan barang bukti mengenai tudingan tersebut.

Selain membakar rumah, IV juga diduga mencuri uang. Hasil curian itu dibelikannya sebuah ponsel. Lalu, apa ancaman hukuman untuk IV?

“Pasal 187 KUHP, ancaman hukumannya 12 tahun tentang pembakaran,” tegas Wahyu Hadiningrat.

Iklan

Ditandai:, , , ,

One thought on “Kisah IV tersangka pencuri dan pembakar rumah Uje dan Pipik

  1. Sam Juli 3, 2014 pukul 6:48 pm Reply

    Mudah2an ALLAH masih memberikan hidayahNYA kepada pemuda ini sehingga dia memang akan benar2 bertobat dan menjadi muslim yg baik meski harus menunggu 12 tahun lagi. Tidak ada kata terlambat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: