Kronologi Pesawat Malaysia Airlines MH17 di Tembak Jatuh di Ukraina

Malaysia Airlines MH17 Jatuh di Ukraina

Puing pesawat Malaysia Airlines yang membawa 295 orang penumpang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur yang jatuh di Kota Shaktarsk, timur Ukraina, Kamis (17/8/2014).

Sebuah pesawat terbang komersiil Mlaysia Airlines MH17 dilaporkan jatuh di Ukraina, 60 kilometer dari perbatasan Rusia.Pesawat tersebut, yang tengah menjalani rute dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur, mengangkut 295 orang di dalamnya, jatuh di dekat perbatasan Ukraina dan Rusia.

Seorang juru bicara Malaysia Airlines membenarkan telah terjadi “sebuah insiden” terhadap salah satu pesawatnya dan akan mengeluarkan pernyataan resmi dalam waktu singkat.

Pesawat terbang yang jatuh itu diyakini sebuah Boeing 777 dengan nomor penerbangan MH17, yang meninggalkan Amsterdam, Belanda pada pukul 12.14 waktu setempat atau kira-kira pukul 19.14 WIB.

Pesawat itu sedang terbang dekat kota Shaktarsk di wilayah Donetsk yang dikuasai pemberontak pro-Rusia, ketika hilang dari radar dan tim penolong sedang menuju ke wilayah itu.

Penyebab Kecelakaan Pesawat Malysia Airlines adalah di ditembak

Kronologi Kejadian Jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina

Foto lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina, Kamis (17/7/2014).


Menurut Keterangan dari Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan, pesawat Malaysia Airlines MH17 mungkin ditembak sebelum jatuh.

Catatan penerbangan melaporkan pesawat ini lepas landas dari Amsterdam, Belanda, pada pukul 12.14 waktu setempat atau pukul 18.14 WIB. Keberangkatan pesawat terlambat 15 menit dari jadwal yang seharusnya.

Seharusnya pesawat ini sampai ke Rusia pada pukul 18.10 waktu setempat atau 21.10 WIB. Namun, seperti dikutip Reuters, pejabat penerbangan Rusia memastikan pesawat ini tak pernah memasuki wilayah Rusia pada hari itu.

Namun, Penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina, Anton Gerashenko, dalam laman Facebook menyatakan, pesawat ini ditembak rudal dari peluncur Buk pada ketinggian 33.000 kaki atau sekitar 10.000 meter di atas wilayah timur Ukraina.

Puing pesawat, kata Gerashenko, jatuh di kota Donetsk, wilayah yang sekarang dikuasai para pejuang pro-Rusia. Sehari sebelumnya, wartawan melaporkan keberadaan peluncur serupa di dekat Shizhne di dekat wilayah itu, Rabu (16/7/2014).

Laporan Interfax mengatakan, pesawat ini wilayah ini tinggal 50 kilometer memasuki wilayah udara Rusia. “Pesawat mulai turun, tetapi kemudian ditemukan terbakar di tanah di wilayah Ukraina,” kata sumber penerbangan Rusia yang tak mau disebutkan namanya seperti dikutip Reuters itu.

Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk telah memerintahkan penyelidikan atas insiden ini. Juru Bicaranya, Olga Lappo, menyatakan, Yatsenyuk menyebut insiden ini sebagai bencana penerbangan. Saat jatuh, pesawat mengangkut 280 penumpang dan 15 kru.

Ada 100 Jenazah di dekat lokasi jatuhnya Malaysia Airlines MH17

Puing Pesawat Malaysia Airlines ditembak jatuh di ukraina
Sekitar 100 jenazah dan serpihan sayap pesawat dengan warna khas Malaysia Airlines ditemukan di dekat kota Grabovo. Demikian dilaporkan koresponden Reuters di Ukraina.

“100 jenazah bergelimpangan di dekat puing-puing sebuah pesawat jet yang jatuh di wilayah timur Ukraina,” demikian lapor koresponden Reuters.

Sebuah tim keamanan setempat mengatakan, sedikitnya 100 jenazah sudah ditemukan di lokasi jatuhnya pesawat dan puing-puing pesawat berserakan di area berdiameter 15 kilometer.

Pecahan sayap pesawat itu berwarna biru dan merah, warna yang sama dengan lambang Malaysia Airlines yang hilang kontak saat melintasi wilayah udara Ukraina.

Ada 11 Korban WNI di Pesawat Malaysia Airlines MH17

Diperkirakan ada 11 warga negara Indonesia di antara 280 penumpang dan 15 kru di dalam pesawat Malaysia Airlines berkode penerbangan MH17 yang jatuh di Ukraina, Kamis (17/7/2014).

Seperti dikutip dari laman BBC, data ini disampaikan oleh Imam Ansyari, pejabat Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amsterdam yang mendatangi Bandara Schiphol terkait insiden ini. Dia masih menunggu daftar nama-nama penumpang dari Malaysia Airlines.

Berdasarkan informasi terakhir, Imam mengatakan, pesawat tersebut mengangkut juga 143 warga negara Belanda, 35 warga negara Malaysia termasuk 15 awaknya, 27 warga negara Australia, dan enam warga negara Inggris.

Sebelumnya, seperti dikutip dari Reuters, Perdana Menteri Perancis sudah menyatakan setidaknya ada empat warga negaranya berada di pesawat itu.

Joss Wibisono, seorang penulis Indonesia yang tinggal di Belanda, memastikan tantenya termasuk salah satu penumpang di pesawat itu.

“Saya mengantar tante saya berangkat pukul 10.00 pagi di Bandara Schipol masuk ke pesawat dalam tujuan Jakarta … Besok pagi jadwalnya sampai ke Kuala Lumpur dan dengan pesawat sambungan ke Jakarta,” tutur Joss.

“Dia punya teman dekat, seorang warga Indonesia juga, yang bersama dia. Mereka di Belanda sejak April lalu dan hari ini berangkat ke Jakarta,” tambah Joss.

Siapa Sebenarnya Pelaku Penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17

Analis intelijen Amerika Serikat menyatakan data satelit militer dan sumber lain telah dipakai untuk memastikan bahwa pesawat ini jatuh karena serangan rudal darat-udara. Sumber data yang sama masih terus diolah untuk menentukan lokasi pelontar rudal tersebut.

Dua pejabat intelijen Amerika Serikat yang bersedia dikutip AFP dengan syarat anonimitas, pengolahan data itu untuk menentukan apakah rudal dilontarkan kelompok gerilyawan pro-Rusia di Ukraina, militer Rusia, atau militer Ukraina.

“Kami bekerja melalui semua analisis,” kata seorang pejabat. Dia mengakui ada sedikit keraguan bahwa pesawat ini ditembak rudal darat-udara. “Namun, (serangan rudal) itu yang sangat kami percayai,” imbuh dia.

Bukan kecelakaan

Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan pesawat Boeing 777 buatan Amerika Serikat itu telah sengaja diledakkan di udara. “Pesawat itu, tampaknya.. saya katakan tampaknya karena kita belum memiliki semua rincian.. ditembak jatuh. Bukan kecelakaan. Meledak di udara,” ujar dia di Detroit.

Pemimpin Ukraina langsung melemparkan tuduhan kepada milisi pro-Rusia di kawasan timur negara itu sebagai pelaku penembak pesawat milik Malaysia Airlines tersebut. Namun, muncul spekulasi bahwa pesawat itu sasaran salah tembak karena dikira pesawat angkut militer Ukraina.

Pesawat ini terbang pada ketinggian jelajah 10 kilometer ketika ditembak jatuh. Ketinggian itu berada dalam jangkauan sistem rudal darat-udara Buk buatan Rusia yang merupakan unit pelontar rudal mobile. Perusahaan pembuat alat ini mengatakan jarak jangkau maksimalnya adalah 25 kilometer.

Sistem rudal darat-udara Buk ini dimiliki baik oleh militer Rusia maupun Ukraina. Sehari sebelum insiden jatuhnya pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH17, satu unit sistem rudal darat-udara ini diketahui berada di daerah yang dikuasai kelompok pemberontak pro-Rusia di wilayah timur Ukraina, yang berdekatan dengan lokasi jatuhnya pesawat.

Sebelum Ukraina diiris krisis, Kiev setidaknya memiliki enam sampai delapan pelontar rudal ini. Rusia jelas punya peralatan ini lebih banyak dan lebih modern, tetapi belum ada keterangan apakah Rusia juga menyertakan alat itu ke pasukannya yang saat ini ditempatkan di perbatasan wilayahnya dengan Ukraina.

Rudal darat-udara Buk

Rudal Buk, disebut alat yang cukup rumit pengoperasiannya, tak seperti peluncur rudal bahu. Analis senior pertahanan IHS Jane, Edward Hunt, mengatakan butuh bantuan dari tenaga ahli atau pelatihan intensif untuk milisi pro-Rusia mampu memakainya.

“Rudal-rudal ini biasanya tidak terlihat dalam pasukan pemberontak atau separatis untuk alasan tak punya orang yang ahli, pelatihan, dan suku cadang,” kata Hunt. Peluncuran rudal Buk juga butuh beberapa orang untuk melakukannya, termasuk operator radar.

Rudal ini punya sistem untuk mengenali musuh atau kawan tetapi tak dapat membedakan pesawat komersial ataupun yang lain yang belum terindentifikasi lebih dulu. “Ini ibarat versi elektronik dari penjaga yang berteriak ‘Siapa itu?’,” ujar analis dari IHS Jane juga, Doug Richardson.

“Jika tidak ada jawaban, semua yang Anda tahu adalah bahwa itu bukan salah satu dari pesawat tempur di sisi Anda sendiri. Ini tidak akan memberikan Anda peringatan bahwa Anda melacak sebuah pesawat,” lanjut Richardson.

Pengendali lalu lintas udara Ukraina kehilangan kontak dengan pesawat Malaysia Airlines berkode penerbangan MH17 itu pada pukul 14.15 GMT atau pukul 21.15 GMT setelah penerbangan selama 4 jam dan berjarak 50 kilometer dari perbatasan Rusia.

Pesawat ini jatuh dalam perjalanan dari Amsterdam, Belanda ke Kuala Lumpur, Malaysia. Tidak ada tanda-tanda korban selamat di lokasi reruntuhan puing yang membentang belasan kilometer. Sebelumnya disebutkan ada 280 penumpang dan 15 kru di dalam pesawat ini tetap belakangan dinyatakan pesawat ini membawa 283 penumpang.
Foto dan video Pesawat Malaysia Airlines jatuh di rusia
Video Pesawat Malaysia Airlines MH17 di Tembak Jatuh di Ukraina

Iklan

Ditandai:, , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: