Keutamaan Malam Lailatul Qodar dan Bacaan Doanya

Keutamaan Malam Lailatul Qodar dan Bacaan DoanyaMalam Lailatul Qadar merupakan salah satu bagian terpenting bagi umat Islam untuk meraih kemuliaan. Siapa saja yang mendapat kemuliaan Lailatul Qodar maka sama saja seperti beribadah selama 1.000 bulan. Malam lailatul qadar itu terjadi diantara malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir bulan ramadlon (21, 23, 25, 27, dan 29).

Di malam Lailatul Qadar Malaikat Jibril bersama para malaikat yang lain turun ke bumi atas seizin Allah untuk mengurus segala urusan yang ada di bumi. Hanya orang yang dikehendaki oleh Allah yang akan mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadar. Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan merupakan hari – hari dimana kita harus berlomba – lomba untuk mendapatkan pahala, memperbanyak ibadah, Karena di sepuluh malan terakhir ini niscaya semua doa – doa yang kita panjatkan akan terkabul atas seizin Allah SWT.

Dari Aisyah r.a, ia menuturkan, “sesungguhnya Rasulullah s.a.w, bersabda: “carilah malam qadar pada malam-malam ganjil pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari:1878 dan Muslim: 1998)

Kemuliaan malam qadar banyak dijelaskan hadits Nabi s.a.w, antara lain hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah r.a:

Siapa yang mengerjakan ibadah pada malam qadar dengan iman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan, dengan iman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 1768 dan Muslim:1268).

Dari banyak macam bentuk ibadah kepada Allah Swt, ada ibadah dan doa yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW pada malam lailatul qadar. Doa yang dianjurkan diucapkan pada malam lailatul qadar yaitu:

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni, artinya Ya Tuhanku, sesungguhnya Engakau Dzat Maha Pengampun, dan menyukai memberikan pengampunan kepada hamban-Nya, maka ampunilah kesalahanku.

Ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh lima imam hadits:

Dari Syayidah ‘Aisyah, r.a. Ia berkata: saya bertanya kepada Rasulullah SAW, Apa pendapat Engkau, seandainya aku menemukan malam lailatul qadar, maka do’a apakah yang semestinya aku ucapkan pada malam itu? Rasullullah SAW, menjawabnya; berdo’alah dengan mengucapkan “Ya Tuhanku, sesungguhnya Engakau Dzat Maha Pengampun, dan menyukai memberikan pengampunan kepada hamban-Nya, maka ampunilah kesalahanku.” (H.R. Lima Imam hadits, kecuali imam Abu Daud).

Oleh karena itu banyak umat muslim yang memburu Malam Lailatul Qadar, malam seribu bulan. Di sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan banyak umat muslim yang melakukan i’tikaf di dalam masjid hanya untuk mendapatkan ridho Allah SWT untuk bertemu dengan malam Lailatul Qadar. Seperti kita ketahui banyak keistimewaan dalam malam Lailatul Qadar, diantaranya merupakan malam yang lebih baik dari malam seribu bulan, malam yang penuh dengan keberkahan, malam dimana para Malaikat diturunkan, malam dicatatnya takdir tahunan dan juga malam yang penuh dengan ampunan.

Iklan

Ditandai:, , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: