Berita Terkini Pencarian Jasad Korban Air Asia QZ8501 Hari ini

Berita Live Update AirAsia QZ8501
Berita terbaru seputar Pencarian Jasad Korban Air Asia QZ8501 Hari ini menyebutkan bahwa tim sar kembali menemukan satu lagi jasad korban pesawat Air Asia yang jatuh pada hari minggu yang lalu di perairan Kalimantan.

Dimana sampai dengan hari ke-11 ini sudah ditemukan sebanyak 40 jasad korban serta puing puing bangkai pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ8501 dengan jurusan penerbangan Surabaya-Singapura tersebut.

Dari data awal, jenazah ditemukan di area II pencarian yang berjarak 144 nautica mile (nm) atau berkisar 260 kilometer dari Pangkalan Udara (Lanud) Iskandar, Pangkalan Bun.

“Kami baru diinstruksikan untuk melakukan penjemputan ke sana. Kapal tagboat swasta yang menemukan. Kami sedang melakukan persiapan untuk penjemputan,” kata Kapten Penerbang Indra Lessy di Pangkalan Bun.

Rencananya jenazah akan dibawa menggunakan helikopter Super Puma milik TNI Angkatan Udara ke Lanud Iskandar, dan rencananya akan langsung dibawa ke Rumah sakit Sultan Imanudin.

“Koordinatnya di 04.22.81,8 LS dan 113.22.89,0 BT sekitar 58 mil Selatan Malatayut. Lebih dekat ke arah Banjarmasin,” kata Lessy.

Setelah 11 hari masa pencarian jatuhnya pesawat Airasia, telah ditemukan 40 jenasah dan beberapa puing-puing, termasuk di antaranya kursi penumpang maupun pramugari.

Kita akan terus melakukan update terkini seputar pencarian korban pesawat AirAsia QZ8501 ini selengkapnya dan berikut live update pencarian jasad serta bangkai pedawat air asia pada hari kemarin.

Selasa 6 Januari 2015

Pukul 23:00 WIB

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo memastikan koordinasi dengan negara lain berjalan baik. Tidak ada masalah yang menghinggapi operasi pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia QZ8501.

Pukul 22:06 WIB

Operasi pencarian dan evakuasi korban musibah pesawat AirAsia QZ8501 sudah memasuki hari ke-10. Dari hasil operasi kali ini tim penyelamat menemukan 2 jenazah di luar area yang sudah dipetakan.

Pukul 21:03 WIB

Pemerintah Indonesia membuka seluas-luasnya bantuan dari negara asing pascainsiden yang menimpa AirAsia QZ8501. Sudah ada Amerika Serikat, Singapura, Rusia, dan negara lainnya memberikan bantuan mencari dan mengevakuasi penumpang Pesawat AirAsia yang hilang dan jatuh kontak sejak Minggu 28 Desember 2014.



Pukul 20:34 WIB

Memasuki hari ke-10, kapal perang milik Amerika Serikat USS Fort Worth menemukan sinyal 2 objek metal di area prioritas satu pencarian AirAsia QZ8501. Namun belum ada konfirmasi soal 2 objek yang diduga bagian pesawat yang jatuh di perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah tersebut.

Pukul 19:36 WIB

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko akan memfasilitasi keluarga penumpang AirAsia QZ8501 untuk bisa tabur bunga di lokasi diduga jatuhnya pesawat tersebut. Hal ini diharap bisa mengurangi kesedihan keluarga penumpang.

Pukul 18:35 WIB

Pencarian Pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang pada Minggu 28 Desember 2014, melibatkan banyak pesawat dan kapal. Salah satunya kapal perang milik RI, KRI Banda Aceh. KRI Banda Aceh adalah salah satu kapal perang milik Indonesia yang berjenis armada pendukung. Kapal buatan PT PAL Indonesia tahun 2011 ini memiliki kemampuan mengangkut pasukan serta kendaraan tempur, termasuk helikopter.

Pukul 18:25 WIB

Sebanyak 3 jenazah penumpang AirAsia QZ8501 yang telah diidentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur diserahkan kepada pihak AirAsia dan keluarga.

Pukul 16:45 WIB

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengunjungi lokasi yang diduga jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata. Dalam kunjungannya Moeldoko singgah di KRI Banda Aceh yang tengah berlayar di perairan Laut Jawa. Perwira tertinggi di TNI ini tiba di KRI Banda Aceh menggunakan helikopter milik Basarnas Sea Hawks dari posko Pangkalanbun, Kalimantan Tengah.

Pukul 16:19 WIB

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Budiyono mengatakan, dari 21 jenazah penumpang AirAsia QZ8501, Tim Disaster Victim Identification (DVI), berhasil mengungkap lagi 3 identitas. Dengan demikian sudah ada 16 jenazah yang berhasil diidentifikasi dan akan diserahkan kepada pihak AirAsia dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Pukul 15:11 WIB

Selain tantangan alam, para penyelam pencari AirAsia QZ8501, juga harus berhadapan dengan bahaya lain. Yakni predator-predator laut. Sangat terbuka kemungkinan, predator itu berkeliaran di sekitar lokasi pencarian AirAsia QZ8501. Sebabnya, kondisi jenazah yang mulai mengalami proses pembusukan karena sudah terlalu lama di dalam laut. Komandan Tim Penyelam TNI AL, Kapten Laut Pelaut Edi Tirtayasa mengungkapkan, beberapa predator laut yang ditakutkan yakni hiu, ular laut, dan pari.

Pukul 14:23 WIB

Memasuk hari ke 10, proses identivikasi yang berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya masih terus berlanjut. Dari sekitar 229 orang personel Tim DVI yang bekerja untuk mengidentifikasi jenazah pesawat AirAsia QZ8501, Tim DVI juga berasal dari Singapura, Malaysia, Australia, Korea, dan Arab Saudi. Hingga kini sudah ada 37 jenazah yang berhasil ditemukan. Dengan rincian 13 jenazah sudah teridentifikasi dan sudah diserahkan kembali kepada keluarga, sedangkan 24 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi. Dari 24 jenazah, 21 di antaranya sudah selesai diperiksa post-mortem atau visum dan rencananya hari ini akan dilakukan rapat rekonsiliasi.

Pukul 13:38 WIB

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko tiba di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Pesawat Boeing 737 milik TNI Angkatan Udara yang membawa Moeldoko dan rombongan mendarat di posko pencarian dan evakuasi AirAsia QZ8501. Selanjutnya Moeldoko juga akan ke Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh. Moeldoko akan memantau pencarian dan evakuasi AirAsia QZ8501 yang dilakukan Tim SAR Gabungan secara langsung.

Pukul 13:19 WIB

Badan SAR Nasional pada hari ke-10 evakuasi korban AirAsia QZ8501 memfokuskan untuk menemukan bangkai pesawat. Area pencarian sengaja ditambah ke sisi barat dari sektor prioritas pertama, di daerah seluas 10×10 nautical milles yang diduga menjadi tempat bangkai pesawat nahas itu bersemayam. Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya Bambang Soelistyo mengatakan, pihaknya sengaja memfokuskan pencarian bangkai pesawat karena pencarian korban sudah dilakukan sejak hari pertama evakuasi. Namun, ia menegaskan Tim Gabungan juga tetap melakukan pencarian korban di daerah prioritas utama.


Pukul 12:57 WIB

Pesawat Beriev BE-200-CS melakukan pencarian dan evakuasi Pesawat AirAsia QZ8501 sejak beberapa hari terakhir. Tadi malam, pesawat amfibi milik Rusia itu melaporkan banyak temuan di area operasi pencarian. Temuan-temuan itu kemudian diteruskan ke Posko Utama Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Pukul 12:22 WIB

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri bekerja keras untuk mengidentifikasi jenazah penumpang AirAsia QZ8501 yang hilang kontak dan jatuh di Selat Karimata pada Minggu 28 Desember. Sebanyak 37 jenazah sudah ditemukan dan dibawa ke RS Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur untuk diidentifikasi. Dalam proses identifikasi pencocokan data ante mortem dan post mortem DVI Polri juga dibantu oleh tim DVI negara tetangga. Singapura dan Australia, telah bergabung selama 2 hari ini. Tim expert yang bekerja kini 229 orang, terdiri 27 instansi dan Singapura 10 orang sudah 2 hari dari Australia baru bergabung. Baru saja, Tim DVI Polda Jawa Timur kedatangan tim DVI dari 5 negara, di antaranya Uni Emirat Arab, Australia, Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan.

Pukul 11:43 WIB

Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk korban penumpang AirAsia QZ8501 mendapat bantuan dari tim DVI 5 negara lain, di antaranya DVI Uni Emirat Arab, Australia, Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan. Hal ini untuk mempercepat proses identifikasi jenazah korban pesawat yang hilang dan jatuh pada Minggu 28 Desember 2014.

Pukul 11:18 WIB

Pencarian korban dan badan pesawat AirAsia QZ8501 sudah memasuki hari ke-10. Pencarian dan evakuasi tetap dilakukan lewat sisir lautan dengan kapal dan udara. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Iskandar‎, Letnan Kolonel Johnson Simatupang mengatakan, area pencarian ‎diperluas dari 270 nautical mile menjadi 280 nautical mile. Artinya, area pencarian sudah memasuki wilayah selatan Banjarmasin.

Pukul 10:50 WIB

Tim SAR gabungan masih terus mencari bangkai pesawat AirAsia QZ8501 yang diduga kandas di perairan Karimata, Kalimantan Tengah. Di hari ke-10 ini, Badan SAR Nasional menambah daerah prioritas guna menemukan bangkai pesawat tersebut. Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo mengatakan, daerah prioritas kedua terletak di sebelah barat dari prioritas pertama yang luasnya mencapai 10×10 nautical milles square.

Pukul 10:29 WIB

Pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 memasuki hari ke-10. Kepala Satuan Meteorologi Lukman Saleh mengatakan, akan ada banyak awan cumulonimbus dalam misi pencarian hari ini, Selasa (6/1/2015). Selain itu, di wilayah sektor barat, cuaca tidak kondusif untuk pencarian dan evakuasi. Sebab, di tempat tersebut berpotensi hujan lebat dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Sedangkan untuk prakiraan angin, pagi hari di sektor barat angin bertiup dengan kecepatan 10-15 knot, dan sektor timur angin berhembus dengan kecepatan 10-20 knot.

Pukul 08:54 WIB

Panglima TNI Jenderal Moeldoko dijadwalkan meninjau langsung lokasi evakuasi korban pesawat AirAsia QZ8501 di perairan perbatasan Laut Jawa dan Selat Karimata. Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh sebagai kapal komando SAR laut pun menyiapkan diri menyambut kunjungan sang Panglima.

Pukul 02:49 WIB

Kapal KN Chundamani dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Surabaya membawa satu set kursi penumpang dari bangkai pesawat AirAsia QZ8501 ke Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kotawaringin Barat, Selasa (6/1/2015) dini hari.

 

Iklan

Ditandai:,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: