Arsip Kategori: Bola

Jadwal Persija di ISL 2015 Lengkap

Jadwal Persija di ISL 2015 selengkapnya Gelaran ISL 2015 sebentar lagi akan kita jelang dan PT Liga Indonesia sudah merilis jadwal lengkap selama semusim Indonesia Super League (ISL) 2015. Untuk anda penggemar Persija Jakarta berikut ini mencuat berikan jadwal persija dalam ISL 2015.
Baca lebih lanjut

Iklan

Jadwal Babak 16 Besar liga Champion 2014/2015 Siarang Langsung SCTV

jadwal 16 besar liga champions 2014-2015 live sctv
Jadwal babak 16 besar liga champions 2015 sudah diumumkan secara resmi dimana dari 16 tim yang berhak tampil di fase knock out ini merupakan 2 tim terbaik dari babak penyisihan grup yang menggunakan sistem kompetisi.
Baca lebih lanjut

Pemenang Ballon d’Or 2014 jatuh ke tangan Cristiano Ronaldo

Pemenang Ballon D'or 2014 Cristiano Ronaldo
Untuk kedua kalinya berturut turut atau gelar ke-3 Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia versi Ballon d’Or, dan kembali mengalahkan saingan terkuatnya Lionel Messi yang berhasil mengoleksi 4 gelar.
Baca lebih lanjut

Daftar Bursa Transfer Liga Inggris 2014/2015

Bursa transfer pemain liga inggris 2014-2015Guna memperkuat skuad masing masing tim, pada jendela bursa transfer pemain musim 20014-2015 ini tim tim berusaha merekrut pemain incaranya, dimana kegiatan ini dimaksudkan agar terciptanya kedalaman skuad masing masing klub yang akan berlaga di musim depan.
Baca lebih lanjut

Alasan Conte Mundur Jadi Pelatih Juventus

Alasan Antonio Conte mundur sebagai pelatih juventusKabar sangat mengejutkan datang dari Juventus, dimana pelatih mereka Antonio Conte secara mendadak menyatakan mudur dari kursi kepelatian si Nyonya Tua, padahal jika kita lihat perstasi dari Conte saat menangani Juventus cukup menjanjikan.
Baca lebih lanjut

Momen Tak Terlupakan di Piala Dunia 2014

Momen tak terlupakan piala dunia 2014
Piala Dunia 2014 Brazil sudah selesai digelar, dimana Jerman keluar sebagai juara setelah penantian selama 24 Tahun, Tim Panser berhasil mengalahkan Argentina lewat babak perpanjangan waktu dengan skor akhor 1-0.
Baca lebih lanjut

Hasil Jerman vs Argentina 1-0 Final Piala Dunia 2014

Foto Jerman Juara Piala Dunia 2014Hasil Jerman vs Argentina Final Piala Dunia 2014 – Jerman keluar sebagai juara piala dunia 2014 setelah di laga pamungkas berhasil mengandaskan Argentina dengan skor akhir 1-0, Kemenangan Jerman ditentukan lewat gol pemain pengganti Mario Goetze pada menit ke-113.

Di pertandingan yang berlangsung di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Senin (14/7/2014) dinihari WIB, kedua kesebelasan masih bermain 0-0 pertandingan paruh pertama babak tambahan.

Goetze yang menggantikan Miroslav Klose pada menit 87, akhirnya menjadi pahlawan kemenangan Jerman. Dia mencetak gol pada menit 112, meneruskan umpan silang dari Andre Schuerrle.

Di sisa pertandingan tim ‘Tango’ tetap tak mampu menyamakan kedudukan. Jerman pun sukses menjadi tim Eropa pertama yang menjadi juara Piala Dunia di Amerika Selatan.

Gelar juara ini juga menjadi trofi keempat yang berhasil diraih Jerman. Sebelumnya mereka juara di tahun, 1954, 1974, dan 1990.

Pada pertandingan ini sebenarnya kedua tim memainkan komposisi terbaiknya. Hanya gelandang Jerman, Sami Khedira, yang harus absen karena mengalami cedera saat melakukan pemanasan sebelum pertandingan.

Pelatih Jerman, Joachim Loew, memasukkan nama Christoph Kramer untuk menggantikan posisi Kheidira yang sebelumnya berada dalam line-up skuad Der Panzer. Sementara itu, gelandang andalan Argentina, Angel Di Maria, tetap tidak bermain dalam laga final karena belum pulih dari cedera.

Jerman mencoba mengambil alih permainan sejak menit-menit awal. Namun, Argentina juga bukan tanpa serangan karena mereka beberapa kali mampu membuat barisan pertahanan Jerman kerepotan.

Ini misalnya pada menit keempat, saat Argentina menusuk jantung pertahanan Jerman lewat serangan balik yang dikreasi Gonzalo Higuain. Sayang, peluang itu terbuang sia-sia karena tidak ada pemain yang menyambut umpan silang Higuain dari sisi kanan pertahanan Jerman.

Pada menit ke-22, Argentina kembali mendapatkan peluang emas. Kesempatan itu berawal dari blunder Toni Kroos yang ingin melakukan back-pass ke barisan belakang. Namun, bola umpannya itu justru mengarah ke Higuain.

Higuain yang berdiri bebas tanpa pengawalan bek Jerman lalu menggiring bola ke dalam kotak penalti. Sayang, bola tendangannya masih melenceng ke sisi kanan tiang gawang Jerman yang dikawal kiper Manuel Neuer.

Selama paruh pertama, Jerman tampak kesulitan menembus rapatnya berisan belakang Argentina, sementara Lionel Messi dan kawan-kawan terlihat lebih efektif dalam melakukan serangan balik.

AFP / FABRICE COFFRINI Striker Argentina, Gonzalo Higuain, seusai menceploskan bola ke gawang Jerman pada partai final Piala Dunia 2014 di Stadion Maracana, Minggu (13/7/2014). Namun, gol tersebut dianulir wasit karena hakim garis menilai Higuain lebih dulu berada di posisi offside.

Bahkan, pada menit ke-30, Argentina sebenarnya mampu menceploskan bola ke gawang Jerman melalui torehan Higuain. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena hakim garis melihat Higuain lebih dulu berada di posisi offside saat menerima umpan Ezequiel Lavezzi.

Peluang terbaik Jerman diciptakan Andre Schuerrle pada menit ke-36. Pemain yang baru masuk menggantikan Kramer itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Akan tetapi, bola tendangannya masih dapat ditepis oleh kiper Argentina, Sergio Romero.

Pada injury time, Der Panzer kembali mendapatkan peluang. Namun, kali ini giliran Benedikt Hoewedes yang gagal karena sundulannya, yang memanfaatkan bola umpan tendangan pojok Kroos, masih membentur tiang gawang.

Selepas turun minum, Argentina kembali mengancam melalui aksi Messi. Beruntung bagi Jerman, bola tendangan Messi dari dalam kotak penalti masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Jerman.

AFP / ODD ANDERSEN Gelandang tim nasional Jerman, Mesut Oezil saat ingin merebut bola dari kaki bomber Argentina, Lionel Messi, pada laga final Piala Dunia 2014 di Stadion Maracana, Minggu (13/7/2014).

Sepanjang babak kedua, kedua tim tampak saling menyerang. Namun, mereka lebih sering memainkan bola di lapangan tengah. Tempo pertandingan pun sedikit melambat ketimbang babak pertama.

Pada menit ke-80, Jerman membalas. Sayang, bola tendangan Kroos dari luar kotak penalti seusai menerima umpan silang Mesut Oezil masih belum menemui sasaran karena melenceng di sisi kiri gawang Argentina.

Pada babak tambahan, tempo pertandingan masih berjalan lambat. Meski begitu, beberapa kali Jerman dan Argentina mempunyai peluang emas untuk saling membobol gawang.

Gol yang ditunggu-tunggu publik Jerman pun akhirnya tiba setelah Goetze mencetak gol indah untuk membuat timnya unggul pada menit ke-113. Gol itu berawal dari aksi Andre Schuerrle di sisi kiri pertahanan Argentina.

AFP / GABRIEL BOUYS Para pemain Jerman saat merayakan gol Mario Goetze ke gawang Argentina pada pertandingan final Piala Dunia 2014 di Stadion Maracana, Minggu (13/7/2014). Jerman menang 1-0 dan memastikan diri sebagai juara dunia 2014.

Ia kemudian memberikan umpan silang ke tengah kotak penalti. Goetze langsung mengontrol umpan tersebut sebelum melepaskannya dengan tendangan keras yang masuk ke pojok kiri gawang Argentina. Skor 1-0 untuk Jerman pun akhirnya bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Sepanjang pertandingan, menurut catatan FIFA, Jerman menguasai bola sebanyak 60 persen dan melepaskan tujuh tembakan akurat dari 10 usaha. Adapun Argentina menciptakan 2 peluang emas dari 9 percobaan.

Susunan pemain
Jerman: 1-Manuel Neuer; 16-Philipp Lahm (kapten), Mats Hummels, 20-Jerome Boateng, 4-Benedikt Hoewedes; 7-Bastian Schweinsteiger, 23-Christoph Kramer (9-Andre Schuerrle 32), 18-Toni Kroos; 8-Mesut Oezil, 13-Thomas Mueller; 11-Miroslav Klose (19-Mario Goetze 88)
Pelatih: Joachim Loew

Argentina: 1-Sergio Romero; 4-Pablo Zabaleta, 15-Martin Demichelis, 2-Ezequiel Garay, 16-Marcos Rojo; 6-Lucas Biglia, 14-Javier Mascherano, 8-Enzo Perez (5-Fernando Gago 86); 10-Lionel Messi (kapten), 22-Ezequiel Lavezzi (20-Sergio Aguero 45); 9-Gonzalo Higuain (18-Rodrigo Palacio 78)
Pelatih: Alejandro Sabella

Wasit: Nicola Rizzoli (Italia)

Jerman Taklukan Amerika

Sebelumnya tak pernah ada tim luar benua Amerika yang berhasil menjadi juara jika Piala Dunia digelar di wilayah tersebut. Tujuh edisi sudah berlalu dan juaranya selalu dari benua Amerika sendiri.

Tapi catatan tersebut terhenti di gelaran kali ini. Di Estadio Maracana, Senin (14/7/2014) dinihari WIB, Jerman menunjukkan bahwa benua Amerika bisa ditaklukkan. Tim besutan Joachim Loew itu bahkan menegaskan penaklukkannya dengan mengalahkan tim ‘setempat’ yakni Argentina.

Lebih jauh lagi, Jerman kian menegaskan dominasi Eropa di Piala Dunia. Tiga juara dunia terakhir direngkuh oleh tim Eropa masing-masing Italia (2006), Spanyol (2010), dan Jerman (2014).

Bagi Jerman, hasil ini mengakhiri penantian 24 tahun, setelah terakhir kali di tahun 1990 di mana mereka ikut serta dengan nama Jerman Barat. Ini merupakan gelar ke empat dari total 18 keikutsertaan.

Daftar Piala Dunia di Benua Amerika:

Tuan Rumah – Tahun – Juara

– Uruguay, 1930, Uruguay
– Brasil, 1950, Uruguay
– Chile, 1962, Brasil
– Meksiko, 1970, Brasil
– Argentina, 1978, Argentina
– Meksiko, 1986, Argentina
– Amerika Serikat, 1994, Brasil
Brasil, 2014, Jerman

Jerman Tim Paling Produktif di Piala Dunia 2014

Jerman mengakhiri penantian 24 tahun akan gelar juara dunia setelah mengalahkan Argentina 1-0 dalam laga final yang berlangsung di Estadio Maracana, Senin (14/7/2014) dinihari WIB. Mario Goetze menjadi pahlawan kemenangan lewat gol tunggalnya di babak tambahan.

Menilik catatan statistik FIFA, Jerman memang layak menjadi tim terbaik.
Jerman merupakan tim paling produktif dengan total 18 gol
sepanjang tujuh laga yang dilalui. Mereka unggul tiga gol dari Belanda yang melakoni jumlah partai sama.

Dari 18 gol tersebut, 15 dibuat lewat skema open play dan tiga melalui bola mati. Lebih mengesankan lagi, hanya satu gol yang dicetak dari titik putih. Thomas Mueller dkk. pun mencatatkan rata-rata 2,57 gol per pertandingan.

Dicatat oleh Opta, torehan ini menyamai rekor gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia milik Brasil di tahun 2002. Lebih lanjut, Jerman ternyata juga menjadi tim yang paling aktif bermain yang tampak dari catatan jumlah umpannya.

Total 5084 umpan dilepaskan Jerman sepanjang turnamen, unggul jauh dari Argentina yang menempati urutan kedua soal jumlah umpan dengan 4318. Dari jumlah tersebut, tim asuhan Joachim Loew mencatatkan 4157 umpan sukses, rinciannya 1016 umpan pendek, 2764 umpan jarak menengah, dan 377 umpan panjang.